Saham BOLA Disuspensi BEI! Ada Apa?

Untuk kedua kalinya dalam tahun ini, perdagangan saham BOLA (milik PT Bali Bintang Sejahtera TBK) disuspensi atau dihentikan secara sementara oleh BEI (Bursa Efek Indonesia) di pasar reguler dan juga pasar tunai per sesi I perdagangan yakni di hari selasa tanggal 10/08/2021 ini. Sebagai informasi tambahan, BOLA merupakan emiten dengan bidang usaha pengelola klub sepakbola yang berasal dari pulau Dewata, atau kita ketahui sebagai Bali United.

Hal ini dilakukan oleh BEI dalam rangka cooling down karena peningkatan harga kumulatif yang signifikan yang terjadi beberapa pekan terakhir ini pada tiga saham emiten termasuk salah satunya saham milik PT Bali Bintang Sejahtera TBK ini. Suspensi ini dikatakan berlaku per selasa sampai nanti ada informasi bursa lanjutan dari BEI.

Dikutip dari Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, hal ini ditujukan untuk para pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Begitu hal yang diharapkan oleh pihak BEI, yang juga diaminkan oleh Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy.

Tercatat sebelum resmi disuspensi oleh BEI kemarin, saham BOLA mengalami tren kenaikan harga yang cukup signifikan mulai dari akhir bulan Juli kemarin. Hanya dalam waktu seminggu saham BOLA ini telah naik 19,38%, walaupun sebelumnya telah masuk dalam radar pengawasan BEI. Bahkan dikutip dari data RTI, saham BOLA mengalami peningkatan hingga 265,13% dalam sebulan terakhir. Dan pada 9 Agustus 2021 kemarin, Saham Bola ditutup di posisi Rp. 1.110 per saham atau sama dengan naik 16,23%

Menanggapi suspensi yang dilakukan oleh pihak BEI yang merasa adanya transaksi yang tidak wajar pada saham BOLA. Yabes Tanuri yang merupakan Direktur Utama PT Bali Bintang Sejahtera TBK, sudah memberikan penjelasan yang jelas kepada BEI. Beliau merasa perusahaan tidak mengetahui adanya rumor atau informasi yang tersebar yang menyebabkan kenaikan harga kumulatif yang signifikan di saham milik perusahaannya.

Yabes juga menjelaskan bahwa pada 4 Agustus 2021 kemarin, perusahaannya kemarin sudah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang agenda utamanya adalah membahas laporan keungan perusahaan. Hasil rapat yang tadinya berhasil secara sementara menghapus suspensi dari BEI selama 5 hari. Dan seperti yang kita ketahui, BEI kembali mensuspensi saham emiten bidang usaha pengelola klub sepakbola ini dengan harapan para pelaku pasar memiliki waktu yang memadai untuk mempertimbangkan secara matang perihal pengambilan keputusan investasinya di Saham BOLA.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x