Rekomendasi Saham BBRI Hingga ANTM Saat IHSG Konsolidasi

Rekomendasi Saham BBRI Hingga ANTM Saat IHSG Konsolidasi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (9/2) akhirnya ditutup melemah 27,2 poin (0,44%) menjadi 6.181,67 setelah sempat melonjak hingga level 6.286,29.

Indeks bergerak dalam rentang 6.157,14-6.286,29. Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan saham sektor infrastruktur sekitar 1,94%, sektor pertambangan mencapai 1,33%, sektor manufaktur sekitar 1,23%, sektor perdagangan dan jasa mencapai 0,75%, sektor barang konsumsi turun 0,85%, sektor industri dasar 0,73%, dan sektor konstruksi 0,34%.

Sedangkan penguatan melanda saham sektor pertanian 1,66% dan sektor keuangan 0,78. Sebanyak 158 saham mencetak kenaikan harga, 315 saham turun, dan 167 saham stagnan.

Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 19,19 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 433,39 miliar.

PT Samuel Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk memantau saham BBRI, ANTM, SSMS, LSIP pada perdagangan hari ini, Rabu 10 Februari 2021.

Analis Samuel Sekuritas William Mamudi dalam laporannya menyampaikan IHSG (6.181) tertahan pada level resisten minor 6.200 dan masih berkonsolidasi dengan candle bearish marubozu.

Dinamika IHSG selanjutnya akan bergantung pada bagaimana resisten ini bertahan. “Untuk hari ini Analis Teknikal menyukai saham BBRI, ANTM, SSMS, LSIP dengan rating trading buy,” paparnya.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan Selasa (9/2/2021) indeks harga saham gabungan (IHSG) parkir di posisi 6.181,672 melemah 0,44 persen atau 27,194 poin. Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di kisaran 6.157,135 hingga 6.286,292.

Investor asing masih mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell mencapai Rp441,07 miliar. Namun, investor asing masih mencatat net buy sepanjang 2021 mencapai Rp14,29 triliun.

Dari keseluruhan konstituen, sebanyak 157 saham berhasil menguat, 315 saham terkoreksi, sedangkan 244 saham lainnya terpantau stagnan.

BBRI berlanjut sentiment bullish dan uji uptrend line. Jika uptrend line tidak patah, target resisten bisa perhatikan kisaran level 4,900.

ANTM berhasil breakout resisten triangle di level 2,800, dan kini berkonsolidasi. Jika uptrend line tetap solid, target resisten berikut bisa perhatikan level 3,400.

SSMS membentuk pola inverted head and shoulders, dan kini uji neckline 1,140. Peluang akan breakout dan lanjut rally. Target potensial bisa ke resisten 1,400.

LSIP membentuk pola triangle, dan kini uji level resisten 1,400. Antisipasi akan breakout, dengan target uji resisten terdekat di 1,470.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x