Rekomendasi Saham Bagi Pemula

Rekomendasi Saham Bagi Pemula

saham untuk yang masih pemula

pemilik saham yang masih pemula wajib tahu mengenai jenis saham yang hadir di Indonesia. Dengan begitu, Anda bisa melakukan investasi saham sesuai tujuan karena masing-masing saham punya potensinya sendiri. Anda pun akan menghasilkan pendapatan berupa pembagian dividen atau pertumbuhan aset yang dinamakan capital gain.

Untuk berinvestasi saham, Anda harus memilih jenis saham untuk pemula. Anda perlu mengenali saham perusahaan terbaik supaya bisa meraih untung. Di sini akan dijelaskan mengenai berbagai macam saham yang perlu diketahui para investor yang baru terjun di pasar modal.

1. Saham biasa

Salah satu saham yang di lihat dari klaim atau hak tagihnya adalah saham biasa (common stock). Saham ini adalah saham paling sering di pilih investor dan saham yang sering di transaksikan juga.

Anda yang memilih saham ini akan meraih keuntungan seperti dividen (ketika emiten yang menerbitkannya memperoleh laba), hak suara ketika berlangsung Rapat Umum Pemegang Saham, dan berhak atas hasil penjualan oleh  aset perusahaan yang mengalami kebangkrutan (apabila hal itu terjadi).

2 Saham blue chip

Jenis saham ini merupakan saham yang menjadi favorit karena punya kapitalisasi di atas Rp10 triliun. Di katakan bahwa mereka yang punya saham jenis ini bisa meraih dividen yang stabil karena emiten yang masuk ke daftarnya dan  rajin membagikan dividen.
Di Bursa Efek Indonesia, daftar saham yang masuk ke kategori blue chip dan lebih di kenal dengan sebutan LQ45. Ada 45 saham yang masuk ke daftar ini setiap 6 bulan sekali. Artinya, daftar tersebut akan selalu di perbarui oleh BEI tiap 6 bulan sekali.

3.Counter Cyclical Stocks

Jenis saham ini paling stabil saat kondisi ekonomi bergejolak karena tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. lalu Ilustrasinya jika terjadi resesi ekonomi, maka dari itu  harga saham ini tetap tinggi, di mana emitennya mampu memberikan dividen yang tinggi. Hal ini bisa terjadi sebagai akibat dari kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa resesi.

4. Speculative Stocks

Investor dengan profil risiko high risk, bisa mencoba jenis saham ini. Saham ini berpotensi menghasilkan laba tinggi di masa mendatang, namun tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun.

Nah, itulah beberapa jenis-jenis saham yang di kelompokkan berdasarkan masing-masing kriteria. Dengan mengetahui jenis-jenis saham yang bisa di pilih investor pemula, Anda bisa lebih mudah menentukan saham mana yang tepat untuk dipilih sebagai investasi yang prospektif. Sudah siap berinvestasi sekarang?

admbursaefekindonesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x