Perkembangan Saham Unilever Hari Ini

Perkembangan Saham Unilever Hari Ini

Kabar Pasar: Unilever Hingga IPO Anak Usaha Pertamina

Kabar Pasar: Unilever Hingga IPO Anak Usaha Pertamina

 

Setelah mencatatkan rekor kenaikan tertinggi sepanjang masa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di teritori negatif pada perdagangan bursa hari ini.

IHSG ditutup turun nol,lima puluh sembilan% menjadi 6.861,99 dengan biaya transaksi Rp 12,tujuh puluh tujuh triliun. kontributor pasar luar negeri melakukan pembelian internet sebesar Rp 858,20 miliar. Pasalnya, awal tahun ini, pedagang asing telah mengumpulkan pembelian internet sebesar Rp 20,6 triliun.

simak perkembangan dan perkembangan emiten selanjutnya yang dirangkum dalam berita CNBC Indonesia sebelum memulai transaksi jual beli Rabu (23/2/2022) ini:

1.Analis: Sudah saatnya UNVR mengikuti jejak Aqua bergerak non-publik?

Proporsi kinerja emiten konsumen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terus menunjukkan penurunan dalam 5 tahun tersisa.

Berdasarkan data perubahan persediaan Indonesia (BEI), saham Unilever Indonesia di bursa efek Jakarta hari ini sempat menyentuh level tertinggi pada 2018 di putaran Rp11.seratus delapan puluh sesuai proporsinya.

Kemudian terus menurun secara bertahap di tahun 2019 ke level di bawah Rp 8.726 sesuai persentase.

Pada puncaknya, saat pandemi Covid-19 berkecamuk di tahun 2020, proporsi biayanya turun di bawah Rp. 6.dua ratus dan kini kembali ke derajat terendah menjadi Rp. 3.820 per persentase.

2. Anak Perusahaan DOID mengantongi kontrak AU$ 550 Juta

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), hari ini memperkenalkan indeks saham Indonesia salah satu anak perusahaannya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), melalui anak perusahaannya di Australia, BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia), telah memperbarui kontrak penawaran pertambangan dengan BHP Billiton. dan Mitsubishi Alliance (BMA), tentang operasi tambang Blackwater (Blackwater).

Blackwater, sebuah tambang batu bara kokas, ditempatkan di Blackwater, Queensland, Australia. Pembaruan penyelesaian dari Blackwater ini akan menambah sekitar AU$550 juta ke buku pesanan BUMA Australia dan berlangsung hingga Juni 2026.

3. Belum Membayar Denda, Suspensi BEI MAGP & 24 saham lainnya

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) dan perpanjangan penghentian rekomendasi saham hari ini sementara 24 saham berbeda karena diakui belum memberikan yang terbaik untuk publik 2021.

“Terutama berdasarkan informasi perubahan tersebut, hingga 19 Februari 2022 yang merupakan batas akhir pengenaan denda atas pelaksanaan keterbukaan informasi publik, terdapat 25 emiten yang tidak lagi membuat RUU,” tegas BEI. demikian, dikutip Rabu (23/2/2022).

4.Fitch & Moody’s Memprediksi Industri Penerbangan Akan Cepat Pulih

Pemerintah di sekitar arena telah sepakat untuk mulai melonggarkan peraturan sosial dan mengubah teknik mereka untuk menerima Covid-19 sebagai bagian yang dapat dikelola dari kehidupan sehari-hari.

Dampak pandemi global dari wabah virus corona menjadi peristiwa terburuk dalam sejarah saat ini yang menyebabkan penurunan dalam industri penerbangan, yang pada akhirnya berdampak buruk pada metrik moneter dan skor kredit maskapai penerbangan, lessor pesawat dan bandara, serta kinerja keseluruhan. sekuritas yang disubsidi aset. /ABS) pesawat dan mesin.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x