Mengenal Saham Perusahaan Yang Terdaftar di BEI Berdasarkan Sektor

Mengenal Saham Perusahaan Yang Terdaftar di BEI Berdasarkan Sektor

Sebagai seorang investor, tentunya anda harus mengetahui saham perusahaan apa saja yang resmi terdaftar dalam Bei. Tujuannya adalah agar anda selaku investor dapat menentukan saham mana yang harus anda beli dan menghasilkan keutungan yang berlipat. Bukan hanya itu, seorang investor juga dapat menjadikan pembagian sektor ini sebagai acuan dalam pengelolaan portofolio dan memanajemenkan resiko yang mungkin akan terjadi.

Seperti yang kita ketahui bahwa terdapat puluhan bahkan hingga ratusan saham perusahaan yang terdaftar dan diperjual belikan di Bursa Efek Indonesia. Untuk itu, pihak BEI mengelompokan saham – saham tersebut menjadi 3 kategori utama, yaitu Sektor Utama, Sektor Kedua dan Sektor Ketiga. Masing – masing sektor tersebut terdiri atas berbagai sub sektor. Nah, untuk info lebih jelasnya yuk simak paparan berikut mengenai sektor saham yang ada di BEI.

Sektor Utama

Sektor Utama disini mencangkup industri pengelolaan sumber daya alam atau industri penghasil bahan baku. Dalam sektor utama, terdiri atas 2 sektor, yaitu :

  1. Sektor Pertanian. Sektor Pertanian disini terdiri atas sub sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan dan sub sektor lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pertanian.
  2. Sektor Pertambangan. Untuk sub sektor pertambangan terdiri dari pertambangan batu bara, pertambangan minyak dan gas bumi, pertambangan logam dan mineral lainnya, pertambangan batu – batuan dan kegiatan pertambangan lainnya.

Sektor Kedua

Sektor kedua disini adalah industry yang bergerak dalam bidang manufaktur atau industri pengolahan. Perusahaan manufaktur adalah perusahaan industry pengolahan yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi. Perusahaan ini biasanya identic dengan pabrik yang mengaplikasikan mesin – mesin, peralatan, teknik rekayasa dan tenaga kerja.

Sektor industry ini terdiri dari beberapa sektor. Dengan kata lain dapat disebut dengan istilah untuk aktivirtas manusia dari kerajinan tangan sampai ke produksi dengan teknologi tinggi dimana bahan bakku akan diubah menjadi barang jadi dalam skala besar. Sektor kedua ini terdiri atas 3 sektor, yaitu :

Industri Dasar dan Kimia. Industri dasar dan bahan kimia disini seperti semen, keramik, porselen, kaca, logam dan sejenisnya, kimia, plastic dan kemasan, pakan ternak, kayu dan pengolahannya, pulpen dan kertas dan usaha industry lainnya.

Aneka Industri. Untuk aneka industry terdapat sub sektor seperti mesin dan alat berat, otomotif dan komponennya, alas kaki, kabel, elektronika dan aneka industry lainnya.

Industri Barang Konsumsi. Untuk industry bahan konsumsi terdiri dari makanan dan minuman, rokok, farmasi, kosmetik dan barang keperluan rumah tangga, peralatan rumah tangga dan industry barang konsumsi lainnya.

Sektor Ketiga

Sektor ketiga ini bergerak dibidang jasa. Perusahaan jasa menurut Adrian Payne adalah perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi yang memiliki nilai atau manfaat tidak berwujud, dimana ada interaksi dengan konsumen atau dengan barang yang dimiliki. Tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Sedangkan menurut Philip Kotler perusahaan jasa adalah perusahaan yang menawarkan tindakan yang abstrak atau tidak berwujud dan tidak menyebabkan pengalihan kepemilikan kepada orang lain. Sektor perusahaan jasa mencakup 4 sub sektor, yaitu :

  1. Sektor Property dan Realestate. Sektor ini meliputi sub sektor property dan real estate, konstruksi bangunan dan sektor lainnya yang berhubungan dengan property.
  2. Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi. Sektor ini meliputi sub sektor energy, jalan tol, pelabuhan, bandara, telekomunikasi, transportasi, konstruksi bangunan dan kegiatan infrastruktur lainnya.
  3. Keuangan. Sektor ini meliputi sub sektor Bank, lembaga pembiayaan, perusahaan efek, asuransi dan kegiatan keuangan lainnya.
  4. Perdagangan, Jasa dan Investasi. Sektor ini meliputi sub sektor perdagangan besar barang produksi, perdagangan eceran,restoran, hotel, pariwisata, advertising, printing, media, kesehatan, perusahaan investasi dan lainnya.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x