Awas! Ini Dia 4 Kesalahan Trading Saham Yang Sering Terjadi

Awas! Ini Dia 4 Kesalahan Trading Saham Yang Sering Terjadi

Trading atau Investasi Saham? Siapa sih yang tak pernah mendengar istilah berinvestasi saham?

Saat ini kebanyakan orang pasti sudah pernah mendengar kata ‘investasi saham’. Tetapi tahukah Anda bahwa trading saham mempunyai arti yang berbeda dengan investasi saham?

Nah Sebelum mempelajari Apa saja kesalahan-kesalahan dalam trading saham bagi pemula, Anda terlebih dulu perlu mengenal perbedaan antara trading saham dengan investasi saham.

Kedua istilah ini sama-sama berhubungan dengan kegiatan jual beli saham, hanya saja ada perbedaan dalam bentang waktu transaksinya.

Bila seorang investor saham bisa menyimpan sahamnya selama bertahun-tahun, hal ini berbeda dengan trader saham. Seorang trader saham menjalankan transaksi jual beli saham dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Nah sekarang mari kita bahas apa saja kesalahan yang Umum dilakukan oleh trader saham pemula saat melakukan transaksi saham:

#1 Tidak Mempunyai Trading Plan

Tiap trader semestinya mempunyai trading plan yang mempunyai fungsi kontrol dalam tiap transaksi saham Anda.

Didalam trading plan Anda akan menetapkan indikator-indikator yang mau diaplikasikan dalam menetapkan saham mana yang akan dibeli selanjutnya.

Dengan seperti itu Anda bisa menetapkan standar untuk saham-saham yang mau Anda beli. Selain indikator, Anda juga semestinya menetapkan berapa batasan kerugian yang bisa ditanggung oleh anda.

Batasan ini akan membantu Anda mengenal kapan semestinya anda menjual dan membeli saham.

Setelah mengenal saham mana yang semestinya dibeli dan kapan waktu yang pas untuk menjual atau membelinya.

Lalu Anda perlu tahu berapa jumlah saham yang semestinya dijual atau dibeli. Untuk mengetahuinya Anda perlu menerapkan money management.

Karena hal itu adalah bagian inti dari trading plan yang akan sangat berkhasiat untuk mengoptimalkan profit dan mengurangi risiko dalam trading saham.

Sayangnya kebanyakan trader pemula melalaikan trading plan saat akan mulai trading saham.

Alasannya tentu saja sebab ‘baru sekedar mencoba’, sehingga merasa bisa melewatkan tahap ‘persiapan’ seperti itu. Karena tidak menggunakan langkah-langkah yang pas, akhirnya tiap transaksi dilakukan dengan ‘coba-coba’ sama saja dengan berjudi.

Padahal trading plan akan menjadi pegangan Anda dalam tiap transaksi saham yang anda lakukan.

Bila tak mempunyai trading plan Anda akan cenderung tak disiplin dalam bertransaksi.

Ada saatnya metode transaksi ‘coba-coba’ ini bisa memberikan profit mendadak. Hanya saja kemungkinan rugi mendadak juga bisa jauh lebih besar. Berbeda halnya apabila mempunyai trading plan, Anda akan lebih bisa mengontrol risiko investasi.

#2 Tidak Memasang Cut Loss

trik trading saham

Cut loss adalah batas bawah harga yang ditentukan untuk mengontrol kerugian. Tiap trader direkomendasikan untuk menetapkan titik cut loss dalam bertransaksi supaya tak terjadi kerugian ekstrem yang bisa membuat trader bangkrut.

Sayangnya banyak trader pemula yang mengabaikan betapa pentingnya menerapkan cut loss. Padahal dengan cut loss akan sangat membantu, apalagi untuk trader pemula.

Biasanya trader pemula belum memahami sepenuhnya teknik-teknik dalam trading saham, karena ketidaktahuan tersebut resiko yang akan mereka hadapi semakin beas.

Seringkali pemula bisa melakukan kesalahan sebab tidak tau apa yang harus mereka lakukan hal ini mengakibatkan kerugian ekstrim. Cut loss akan sangat membantu Anda dalam mengurangi risiko kerugian ekstrem tersebut.

#3 Menerapkan Running Trade

hindari kesalahan trading

Running trade seringkali dibuat rujukan untuk menetapkan saham mana yang akan dibeli oleh trader.

melakukan running trade memang bisa memberikan peluang profit yang besar. Sayangnya, apabila tak diseimbangkan dengan kemampuan trading yang baik, running trade bisa mengakibatkan kerugian besar.

Running trade mempunyai pergerakan yang sungguh-sungguh cepat. Dalam satu detik saja posisi tiap saham bisa berubah. Akibatnya ini akan bisa mempengaruhi emosi trader sehingga bisa mengambil keputusan yang tak dipikirkan terpenting dahulu.

Lalu akhirnya keputusan jual beli saham hanya menurut pada emosi. Jika anda hanya menerapkan emosi tanpa analitik , transaksi yang Anda lakukan tak ada bedanya dengan berjudi.

Pada dasarnya otak manusia memang tak dirancang untuk mencerna perubahan pada running trade yang terjadi seperti itu cepat.

Bila belum terbiasa dan belum mengerti seputar dunia trading, sebaiknya Anda tak menjadikan running trade sebagai landasan keputusan transaksi. Pelajari terpenting dahulu analitik  teknikal dan analitik  fundamental supaya keputusan jual beli tak hanya menurut emosi.

#4 Buy High Sell Low

Lalu kesalahan lain yang umum dilakukan trader pemula ialah buy high, sell low atau membeli pada harga tinggi dan menjual pada harga rendah.

Seringkali seorang trader pemula hanya menerapkan intuisi untuk mengambil keputusan transaksi. Saat harga suatu saham naik, Anda lantas tergerak untuk membeli saham tersebut dengan asumsi harganya akan terus naik.

Saat itu juga Anda membeli saham pada harga yang sesungguhnya relatif tinggi apabila dibandingi dengan harga saham yang sama sebelumnya. Saat saham telah dibeli, ternyata harganya tak lagi naik.

Harga saham justru mendadak turun dengan sungguh-sungguh ekstrem sehingga Anda mengalami kerugian yang besar. Saat harga turun ekstrem, Anda terpaksa menjual saham di harga yang murah sebab takut kerugian kian besar.

Fenomena buy high, sell low ini juga sering terjadi karena menggunakan running trade sebagai rujukan keputusan transaksi jual beli saham.

Karena nama suatu saham sering kali timbul di baris teratas running trade, Anda lantas mengambil keputusan untuk membelinya. Meski beberapa saat kemudian harga saham turun dan tak naik lagi sehingga menyebabkan kerugian besar.

Saat ini lagi-lagi terjadi sebab metode trading ‘coba-coba’ atau ‘terka-terkaan’. Inilah alasan lain kenapa seorang trader pemula tak semestinya menjalankan metode tersebut dalam transaksi trading sahamnya.

Hindari Kesalahan Trading Yang Bisa Merugikan Kalian

Dalam proses trading saham ada banyak faktor yang semestinya dipertimbangkan.

Selain itu banyak juga fitur-fitur yang bisa Anda gunakan untuk membantu mengoptimalkan profit dan meminimalisasi risiko. Sebaiknya pelajari dan manfaatkan tiap fitur untuk transaksi Anda.

Selain itu pelajari lebih dalam mengenai analitik  teknikal dan fundamental supaya Anda terhindar dari kesalahan-kesalahan trader pemula yang bisa sungguh-sungguh merugikan. Trader yang baik bukanlah seorang penjudi yang hanya bertransaksi dengan metode ‘coba-coba’.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x