INI DIA BEBERAPA PERUSAHAAN IPO YANG DIBIDIK BEI DI TAHUN 2021

INI DIA BEBERAPA PERUSAHAAN IPO YANG DIBIDIK BEI DI TAHUN 2021

Supaya nilai dana yang tersedia di pasar modal itu dapat mendapatkan angina segar dan juga melimpah, maka diharapkan bahwa perusahaan yang sudah ditarget tersebut dapat melakukan IPO. Bahkan tidak hanya perusahaan yang sudah ditargetkan saja, diharapkan lebih dari perusahaan yang sudah ditargetkan itu dapat melakukan IPO di tahun 2021 ini.

BEI atau Bursa Efek Indonesia memang sudah membidik bahwa terdapat 30 perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana. Hal ini di ungkapkan langsung oleh Airlangga, bahwa “BEI targetkan 30 Perusahaan akan melakukan IPO di tahun 2021,”.

Kondisi sekarang ini yang menunjukkan bahwa nilai SBN atau Surat Berharga Negara itu masih mempunyai nilai yang sangat rendah. Memiliki nilai imbal hasil dengan jumlah 3,64 persen. Membuat mereka mengharapkan bahwa jumlah dari dana tersebut dapat signifikan, karena melihat nilai SBN yang begitu rendah.

“Dan kami berharap jumlah dana bisa cukup signifikan. Apalagi disampaikan SBN sekarang sangat rendah dengan sbn yang rendah yeidlnya 3,64 persen bisa dorong lebih banyak IPO lagi atau mencari dana dari pasar modal,” ucap Airlangga.

Ketika itu terdapat nilai transaksi pada IPO dengan jumlah perusahaan sebanyak 51 yang sudah berada di dalam tangga BEI atau Bursa Efek Indonesia, tetapi perusahaan tersebut belum terlihat kinerja yang memang maksimal. Karena 51 perusahaan tersebut baru dapat mencatat Rp 5,28 triliun. Memang ini menjadi tantangan tersendiri untuk perusahaan yang memang menginginkan untuk melakukan IPO.

“Tantangan tentu nilai IPO-nya yang Rp5,28 triliun yang masih harus ditingkatkan,” tutur Airlangga.

Memang angka yang diberikan oleh ke 51 perusahaan tersebut masih belum maksimal, sehingga mereka masih belum dapat untuk melakukan IPO. Hanya saja keyakinan dari Airlangga terhdapat kinerja dari perusahaan tanah air ini, dapat meningkat dan berkembang. Karena melihat dari sisi yang lain terlebih dahulu, dimana Indonesia itu berada di urutan pertama yang memiliki jumlah IPO terbanyak. Bila hal ini dibandingkan dengan negara – negara ASEAN.

“Namun ini memberikan optimisme, IPO kita sebanyak 48 emiten baru 53 dan tercatat 51 dari segi jumlah yang tinggi di kawasan ASEAN,” tambahnya.

Pada perdagangan BEI di tahun 2020 memang terjadi peningkatan pada aktivitas yang dilakukan, hal ini memperlihatkan bahwa kenaikan rata – rata frekuensi perdagangan meningkat 32 persen. Semoga peningkatan kualitas dan kinerja pada perusahaan tersebut dapat terus membaik.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x