Modal 2 Juta, Dalam 2 Minggu Cuan Saham Ini Sampai Rp 200 juta.

Modal 2 Juta, Dalam 2 Minggu Cuan Saham Ini Sampai Rp 200 juta.

Saham PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk atau BANK mengamuk lagi dan mencatatkan kenaikan sebesar 24,68% ke posisi Rp 1.130 per saham pada perdagangan Selasa, 16 Februari 2021 pukul 10:26 WIB.

Level tersebut menyentuh batas auto Reject atas (ARA) dengan maksimal kenaikan 25% untuk range harga saham antara Rp 200 – Rp 5000 per saham.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BANK mencatatkan volume transaksi sebesar 46,06 juta saham dengan nilai transaksi Rp 50,85 miliar pada penutupan sesi I. Aksi beli bersih asing (net foreign buy) di pasar reguler atas saham BANK tercatat Rp 6,31 juta.

Dalam sepekan terakhir perdagangan, saham BANK sudah melesat 131% dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 14,76 triliun.

Bank Net Indonesia Syariah mencatatkan saham perdana di BEI pada Senin (1/2/2021), dengan menawarkan sebanyak 5 miliar saham biasa atau setara 37,90% dari jumlah modal disetor dengan harga penawaran umum Rp 103 per saham.

Dengan demikian, dari IPO ini, perseroan meraih dana segar sebesar Rp 515 miliar. Bank Net Syariah menambah daftar bank syariah yang tercatat di BEI setelah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), dan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS).

Pada Kamis pekan lalu, BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham BANK dan warannya sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham Bank Net Indonesia Syariah.

Dengan demikian, dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham dan Waran Seri I Bank Net Indonesia Syariah.

“Suspensi ini dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham dan Waran Seri I Bank Net Syariah. Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tegas BEI.

Sebelum suspensi, BEI terlebih dahulu memasukkan saham BANK yang baru listing (tercatat) di papan bursa pada Senin (1/2/2021) ke dalam pengawasan khusus karena telah terjadi peningkatan harga saham BANK yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x