Tips Memilih Saham untuk Investasi Jangka Panjang

Tips Memilih Saham untuk Investasi Jangka Panjang

Saat ini, saham menjadi suatu instrumen investasi yang populer. Sebenarnya banyak orang yang ingin melakukan investasi jangka panjang di saham, namun biasanya banyak saham yang masih labil dan membuat banyak investor ragu untuk melakukan investasi jangka panjang.

Tapi jika Anda tertarik untuk melakukan investasi saham jangka panjang, berikut ini kami memiliki beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melakukan investasi jangka panjang pada saham.

Tips Investasi Jangka Panjang

1.Mengacu Indeks

Pertama yang kami sarankan adalah Anda harus mengacu kepada indeks saham, ini merupakan ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham yang dipilih karena suatu kriteria dan juga digunakan untuk sarana berinvestasi. Kini ada setidaknya 22 jenis indeks saham yang tercatat pada bursa dan beberapa dibuat oleh otoritas dan ada juga yang merupakan hasil kerja sama bersama dengan pihak swasta atau media massa.

Indeks ini memiliki karakteristik masing-masing tapi yang paling sering dibicarakan adalah IHSG, di mana ini menjadi acuan pokok untuk mengukur pergerakan dari semua saham yang ada di BEI atau Bursa Efek Indonesia.

Selain itu ada pula beberapa indeks yang juga sering diorasikan acuan, berikut ini adalah beberapa indeks yang sering kali menjadi acuan untuk berinvestasi di saham.

A.Indeks LQ45

Pertama ada Indeks LQ45 yang di mana terdiri dari 45 saham dengan likuiditas tinggi dan juga kriteria lainnya. Ini merupakan indeks yang sudah lazim menjadi acuan untuk para investor yang memiliki dana besar.

B. IDX 30

Jika Indeks LQ45 mengukur 45 saham, di IDX 30 ini mengukur performa dari 30 saham yang likuiditasnya tinggi serta memiliki kapasitas besar. Saham ini juga didukung dengan fundamental dari perusahaan yang baik.

C. Indeks Sektoral

Ini merupakan indeks yang mengukur performa dari seluruh saham yang masing-masing dari sektor industri yang ada di klasifikasi JASICA atau Jakarta Stock Industrial Classification.

D. Jakarta Islamic Index

Untuk Anda yang mencari saham-saham Syariah, di Jakarta Islamic Index ini mereka merupakan indeks yang mengukur performa 30 saham Syariah yang kinerja keuangannya baik juga memiliki likuiditas transaksi tinggi.

E. Indeks BISNIS- 27

Ini adalah Indeks yang dipilih oleh Komite Indeks Bisnis Indonesia dan mereka mengukur performa dari 27 saham. Indeks ini adalah hasil dari kerja sama BEI dengan PT Jurnalindo Aksara Grafika.

2.Lakukan Analisa

Terakhir yang kami sarankan adalah Anda harus bisa mahir dalam melakukan analisa. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerugian investasi yang sudah sering dialami oleh para investor pemula. Investor harus tahu saham yang dibelinya, lakukanlah analisis.

Biasanya terdapat 2 analisis yang sering digunakan oleh para investor, yaitu fundamental dan teknikal. Berikut ini adalah penjelasannya.

A.Analisis Fundamental

Pertama yang akan kami bahas adalah Analisis Fundamental, sebuah analisis yang secara umum dilihat dari laporan keuangan perusahaan, biasanya dengan demikian kita dapat melihat nilai wajar dari suatu saham tersebut. Pahami juga lingkungan bisnis perusahaan, biasanya saham yang fundamentalnya baik akan turun saat ekonomi di dalam negeri sedang kurang baik.

B. Analisis Teknikal

Lalu ada analisis teknikal yang biasa digunakan untuk memprediksi tren dari suatu saham dengan cara mempelajari data yang ada dulu, terutama dari harga dan volumenya.

Itulah beberapa tips untuk Anda yang ingin berinvestasi saham jangka panjang!

admbursaefekindonesia

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x