Binomo Termasuk Penipuan Berkedok Investasi

Binomo Termasuk Penipuan Berkedok Investasi

Binomo Termasuk Penipuan Berkedok Investasi

Binomo Termasuk Penipuan Berkedok Investasi

 

Kepala Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan, pihaknya tengah mengusut aliran dana hasil penipuan dengan dalih investasi dengan sistem Binary Option, tetapi ternyata lebih mirip Judi yang diakali oleh bandarnya yang ada diluar negeri.

Hasil Investigasi Binomo Penipuan

Soal Investasi Ilegal, PPATK : Ada Penipuan di Balik Tawaran Untung Besar PPATK Hentikan Sementara 121 Rekening Terkait Investasi bodong yang di lakukan platform bernama Binomo

Untuk Binomo, PPATK sudah bekerja sama dengan lima Financial Intelligence Unit (FIU) di luar negeri, kepolisian dan aparat yang ada di Inggris, terkait aliran dana dan dugaan mereka melakukan penggelapan dana yang diambil dengan kecurangan dari mesin Binary Option bernama Binomo.

Hasil dari penyelidikan di kelima negara tersebut nantinya diserahkan kepada Bareskrim Polri yang akan melanjutkan proses investigasi tindak pidana kepada pihak Affiliator. Adapun, PPATK masih menyelidiki besaran dana yang mengalir ke luar negeri dan beberapa diantaranya sulit dilacak dikarena menggunakan nama samaran atau identitas palsu.

Hasil Investigasi

Polisi memastikan tidak terjadi error in persona. Jadi sebelum kita sampaikan ke FIU luar negeri untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat. Polisi berusaha melacak pemilik Binomo dalang dibalik penipuan Platform Binomo.

Hingga 10 Maret 2022, PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi terkait dugaan transaksi investasi ilegal sebanyak 121 rekening yang dimiliki oleh 49 pihak di 56 tempat penyimpanan uang. Hal ini untuk mencegah terjadi pelarian dana, serta kaburnya sang pelaku membawa uang tersebut.

Jumlah itu diyakini masih akan terus bertambah karena proses penelusuran Binomo Investment yang dilakukan sejak Januari 2022 masih terus berlangsung. Adapun jumlah transaksi di Aplikasi Binary Option Binomo telah hampir mencapai Rp.8.5 Trilliun. Dengan jumlah korban hampir sekitar 1000 orang, itupun masih ada diduga belum melaporkan.

Terkait kasus aplikasi trading Binomo, Tim Penyidikan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus melakukan penyitaan terhadap pelaku yang diduga Sang Affiliator. Akibat ulang Sang Affiliator banyak korban yang kehilangan uang dari ratusan ribu rupiah bahkan ada yang rugi hingga 5 Milliar rupiah, sungguh nilai yang fantastis.

Pengungkapan Pelaku

Indra Kenz adalah salah satu tersangka dari pengungkapan, dan penyidikan dugaan penipuan investasi ilegal via aplikasi Binomo. Penyidikan yang dilakukan oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri itu, juga mencari Affiliator lain yang menggunakan Binary Option Binomo untuk menipu korban-korbanya. Polisi menghibau warga untuk segera melaporkan jika menjadi tindak penipuan Binary Option Binomo.

admbursaefekindonesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x